Daftar Tempat Ibadah Paling Bersejarah di Jakarta, yang Beberapa Masih Aktif Hingga Saat Ini

Daftar Tempat Ibadah Paling Bersejarah di Jakarta, yang Beberapa Masih Aktif Hingga Saat Ini

Jakarta merupakan mozaik atau pecahan etnis serta agama yang membentuk sebuah satu kesatuan dalam sebuah kota. Dalam kontak sosial yang intensif, berbagai etnis melebur serta meninggalkan identitas asli sekaligus membentuk identitas komunal yng baru dan dikenal dengan nama etnis Betawi. Sebagai kota dengan tingkat hitrogen yang tinggi, Jakarta telah menyimpan beragam tempat ibadah bersejarah yang tersebar di berbagai kawasan Jakarta. Bahkan Beberapa tempat ibadah bersejarah ini masih aktif digunakan para umat beribadah di tempat ini. Penasaran? Yuk, cek daftarnya di bawah ini.

Deretan Tempat Ibdaha Bersejarah di Jakarta

1. Gereja Katedral

Daftar yang pertama ini merupakan salah satu tempat ibadah umat Kristiani, di mana pembangunan gereja ini sendiri telah dimulai saat Paus Pius VII mengangkat pastor Nelissen sebagai prefek apostik Hindia Belanda pada tahun 1807. Meskipun gereja ini sempat mengalami berbagai musibah kebakaran dan ambruk, gereja ini tetap kokoh dan cantik hingga saat ini. Gereja Katedral berlokasi bersebelahan dengan masjid Istiqlal yang akhirnya dibangun oleh seorang arsitek bernama MJ Hulswit.

2. Masjid Istiqlal

Masjid Istiqlal merupakan salah satu tempat ibadah bersejarah yang memiliki sejarah unik seputar pendiriannya. Masjid ini dibangun atas prakarsa beberapa tokoh nasional, yaitu Agus Salim dan Wahid Hasyim. Masjid ini dibangun sebagai simbol kemerdekaan RI yang merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara. Masjid ini dibangun oleh seorang arsitek keturunan Batak bernama Frederich Silaban yang bergama Kristen.

3. Gereja Sion

Selanjutnya adalah sebuah gereja peninggalan Portugis yang dibangun pada tahun 1695. Gereja ini terletak di Jalan Pangeran Jayakarta dan jala Mangga Dua Raya. Gereja ini juga memiliki bangunan bergaya art deco. Hingga saat ini gereja Sion ini masih aktif difungsikan sebagaimana tujuan awal didirikannya gereja ini. Gereja Sion merupakan salah satu gereja tertua yang berlokasi di Jakarta. Gereja ini sendiri juga menjadi salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi dari berbagai turis asing ke kota Jakarta.

4. Wihara Dharma Bhakti

Tempat ibadah bersejarah lainnya adalah sebuah tempat ibadah pemeluk agama Budha yang berlokasikan di kawasan Petak Sembilan, Taman Sari, Jakarta Barat. Wihara Dharma Bhakti merupakan salah satu wihara tertua yang berada di Jakarta. Wihara ini dibangun pada tahun 1650 oleh seorang Lutinant Tionghoa bernama Kwee Hoen, dan wihara ini masih berfungsi hingga saat ini.

5. Masjid Almakmur Cikini

Berikutnya adalah salah satu masjid yang dibangun pada tahun 1860 dan merupakan salah satu masjid tertua yang berada di jakarta. Masjid ini sempat mengalami sengketa tanah dengan pemerintah kolonial Belanda. Dan akhirnya masjid ini diresmikan pada tahun 1932, oleh Agus Salim. Dan diperlebar ke belakang pada tahun 1962 menyerupai bangunan aslinya.

6. Masjid Luar batang

Dan yang terakhir adalah sebuah masjid yang berlokasi di kawasan penjaringan, jakarta Utara yang telah memiliki beragam sejarah yang panjang. Bangunan tempat ibdaha ini telah dibangun pada tahun 1756, yang awalnya hanya berbentuk mushola kecil. Bangunan ini terpengaruh budaya Tiongkok, India, dan Arab. Peran Jakarta Utara merupakan sebagai kota pelabuhan dan tempat singgah masyarakat dari berbagai latar belakang yang etnis dan negara. Pada tahun 2000, bangunan ini resmi digunakan sebagai bangunan cagar budaya yang dilindungi pemerintah.

Itu saja 6 daftar tempat ibadah bersejarah yang masih aktif digunakan hingga tempat pelestarian milik Indonesia hingga saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *